“Selain tarif, beberapa hambatan nontarif yang juga perlu diperhatikan diantaranya isu berkelanjutan (sustainability), lingkungan, serta story telling atau filosofi dari produk yang dipasarkan,” terang Kasan.
Baca Juga : Menelisik 6 Setrategi Agresif KBRI Berlin Mempromosi Kopi Nusantara di Negeri Bavaria
Untuk produk kopi yang hendak masuk ke Inggris, adanya permintaan sertifikasi perdagangan fair trade, berkelanjutan, sistem ketelusuran (traceability), dan organik.
Desra Percaya, Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris menuturkan, webinar kali ini merupakan bentuk kolaboratif, adaptif, kreatif dan positif di tengah tantangan perubahan zaman di masa pandemi.
Baca Juga : 10 Negara Pemasok Kopi Dunia, Indonesia Nomor 4 Terbesar
Menurutnya, Brexit menjadi salah satu tantangan selain pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. “Tantangan ini harus dipandang sebagai peluang dan setiap transisi serta perubahan harus dikawal secara dekat, dikelola, dan dimanfaatkan bagi kepentingan nasional,” imbuh Desra.
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Kenaikan harga kopi dunia belum mampu menjadi momentum bagi industri kopi Indonesia.… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Kopi Kenangan merilis Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) 2025 yang memuat… Read More
PARIS, WARTAKOPI.com – International Women’s Coffee Alliance France (IWCA France) akan resmi diluncurkan pada 12… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – V-Soy tidak lagi sekadar diposisikan sebagai minuman susu kedelai. Memasuki 2026, brand… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Pengalaman ngopi dengan suasana berbeda kini bisa dinikmati di kawasan Kemayoran. sky26coffee,… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di balik hiruk-pikuk biji kopi yang mendunia, ada sisi lain yang mulai… Read More
Leave a Comment