Ini Istimewanya Kopi Limited Edition Master Origins Aged Sumatra dari Nespresso

WARTAKOPI.com – Jakarta. Kini penikmat kopi Indonesia sudah dapat menikmati produk special dan istimewa dari Nespresso dari rangkaian Master Origins yaitu Aged Sumatra. Kopi premium limited edition ini merupakan hasil dari keahlian, pengalaman dan pengawasan secara detail langsung dari para petani lokal.

Baca Juga : Nespresso Edisi Master Origins Aged Sumatra Terinspirasi dari Keahlian Petani Lokal

Master Origins Aged Sumatra ini adalah kopi jenis Arabika dari originasi Gayo, Aceh yang menggunakan proses giling basah dan di simpan dalam karung goni selama 3 tahun.

Profil kopi dari Master Origins Aged Sumatra ini terasa spicy woody dengan tekstur yang lembut. Perpaduan kompleks antara cokelat dan karamel.

Setiap 3 bulan sekali, kopi ini dikeluarkan oleh para petani local untuk dikontrol kembali kualitas biji kopinya. Upaya ini dilakukan untuk tetap menjaga dan memastikan bahwa biji kopi tersebut masih berkualitas bagus.

Baca Juga : Nespresso Ciptakan Rangkaian Barista Creation for Ice

Dengan proses penggilingan dan penyimpanan selama 3 tahun yang dilakukan secara detail dan teliti oleh para petani lokal menghasilkan profil kopi dengan rasa spicy woody dengan tekstur yang lembut. Perpaduan kompleks antara cokelat dan karamel juga dapat dirasakan di kopi ini. 

Limited Product

Untuk rangkaian produk master origins ini menghadirkan kopi terbaik dari belahan dunia seperti Indonesia, India, Ethiopia, Kolombia dan Nikaragua.

Bianca Febriani, Senior Marketing Manager Nespresso Indonesia mengatakan, Nespresso setiap varian produknya dikelompokan berdasarkan intensitasnya. Untuk rangkaian produk master origins ini menghadirkan kopi terbaik dari belahan dunia seperti Indonesia, India, Ethiopia, Kolombia dan Nikaragua.

Baca Juga : Kemasan Ekslusif Nespresso Ini Dibuat Oleh Seniman Muda

Kopi dari 5 negara ini di Nespresso telah menjadi produk permanen atau selalu ada. Kemudian untuk produk Master Origins Aged Sumatra dikemas sangat istimewa dengan desain batik yang telah menjadi ikon Indonesia.

Angka 2016 itu untuk menandakan bahwa kopi diproses dari awal tahun 2016.

“Dalam kemasan kopi Master Origins Aged Sumatra terdapat angka 2016 itu untuk menandakan bahwa kopi diproses dari awal tahun 2016. Yang menjadi ciri khas dari produk ini dikerjakan oleh petani lokal dan menggunakan proses giling basah,” ujarnya.

Baca Juga : Nespresso Telah Memperluas Program Pengadaan Kopi di Kolombia

Master Origins Aged Sumatra ini kata Bianca, hanya bisa didapat pada waktu tertentu mulai tanggal 5 Oktober hingga 25 November 2020 dan untuk mendapatkannya bisa ke beberapa store atau butik Nespresso di beberapa daerah di Indonesia, dapat juga membeli secara online dan via call center Nespresso Indonesia.

Program Sustainable

Kolaborasi jangka panjang antara Nespresso dengan petani lokal ini untuk hajat hidup yang lebih baik dan berkualitas.

Sementara itu Manu Jidal, Nespresso Sustainable Operations Project Manager menyatakan, dengan menggunakan teknik penyimpanan dan proses penggilingan basah ini mampu membuat karakter kopi yang berbeda dan sangat unik rasanya.

“Dalam projek ini tambah Manu, selain menggunakan kopi Arabika dari Gayo, Nespresso pun menggunakan kopi dari Bandung, Jawa Barat,” ungkap Mano.

Baca Juga : Nespresso Meluncurkan Flavoured Coffee Terbaru dari Seri Barista Creations

Tak hanya menghasilkan kopi berkualitas premium, Nespresso pun bekerja sama dengan para petani lokal di daerah tersebut untuk jangka panjang. Untuk di Aceh Gayo melibatkan lebih dari 200 petani, sedangkan di Bandung sudah ada lebih dari 1000 petani lokal.

Dalam projek ini tambah Manu, selain menggunakan kopi Arabika dari Gayo, Nespresso pun menggunakan kopi dari Bandung, Jawa Barat.

Kolaborasi jangka panjang antara Nespresso dengan petani lokal ini pun tidak hanya sebatas meningkatkan produktivitas pun bertujuan meningkatkan kualitas dari hajat hidup para petaninya. 

Baca Juga : Sumpit Limited Edition Ini Hasil Daur Ulang Nespresso di Asia

“Kami ingin memberdayakan para petani lokal mulai dari berbagi ilmu pengetahuan tentang kopi seperti produktivitas dan kualitas biji kopi, sehingga para konsumen benar-benar mendapatkan sesuatu yang istimewa. Dan, seluruh proses ini akan kembali lagi ke petani lokal untk mendapatkan kualitas hidup mereka,” pungkas Mano. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *