Kedai Kopi Menjamur, Koffie Nation Berbisnis Jadi Bengkel Kopi

wartakopi.com – Jakarta. Ketika para pebisnis kopi yang kian menjamur mengambil ceruk bisnis dalam lahan sebatas menikmati kopi, tidak demikian halnya Koffie Nation yang berada di Lantai Dasar Unit W 149, Epiwalk Mal, Jl. Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan.

Koffie Nation menyajikan sesuatu yang berbeda dan bahkan sangat mendukung kian menjamurnya bisnis kopi di kota-kota besar di Indonesia. Lebih dari sekedar melayani dan mencecap biji hitam yang kini telah menjadi gaya hidup kaum urban.

Michael Dharmawan, Founder Koffie Nation, mengatakan, bahwa Koffie Nation ingin menjadi “Bengkel” bagi para pecinta kopi Indonesia, mulai dari user—penikmat kopi, petani, barista, hingga pelaku bisnis kopi pada umumnya.

Bengkel Kopi, diterjemahkan dengan visi dan misi Koffie Nation yaitu memperkenalkan cara yang benar dan yang terbaik untuk menikmati kopi tetapi tidak kaku atau klasik tetapi juga tetap mengikuti perkembangan zaman dengan memegang prinsip “Life is too short for a bad coffee”.

Michael Dharmawan, Founder Koffie Nation ingin menjadikan bisnisnya sebagai “Bengkel Kopi Nusantara”

“Jadi, semua yang kami sajikan benar-benar sesuai selera dan kebutuhan penikmat kopi, mulai dari yang suka kopi dengan ditambahkan susu segar dan gula hingga yang mau (penikmat kopi) mengeksplorasi serta menikmati metode teknik pembuatan kopi sekaligus belajar mengenal biji kopi dari daerah di Indonesia dan mancanegara,” ungkap Michael.

Lea kembali menegaskan, Koffie Nation juga menawarkan kepada para penikmat kopi untuk mengksplorasi lagi lebih dalam tentang perkopian Indonesia yang diwujudkan dalam bentuk workshop, kursus barista, menjadi tempat latihan para pecinta kopi agar lebih intens terhadap apa yang mereka teguk.

“Seperti kursus barista misalnya. Koffie Nation memberikan kelas khusus para barista tentang berbagai hal seperti mempelajari manual brewingdan roastingyang lebih dalam lagi tentang cara yang benar untuk membuat secangkir kopi dan atau melatih sensordalam mencicipi kopi,” lanjutnya.

Michael Darmawan, sekaligus mentor Koffie Nation, menambahkan, bahwa Koffie Nation pun membuat workshop dengan mengundang para petani kopi untuk menjelaskan tentang bagaimana memilih biji kopi.

Koffie Nation adalah “ruang guru” bagi para pecinta Kopi.

Selain petani, Koffie Nation pun mengijinkan para traveler demonstrasi membuat kopi langsung dengan peralatan yang ada diworkshopnya. ”Upaya ini dilakukan untuk memperkaya pengetahuan tentang kopi, peralatan atau mesin pembuat kopi, serta beragam metode pembuatan kopi agar mereka dapat berbagi dengan pecinta kopi lainnya,” rinci Michael.

Kelebihan lain dari “Bengkel” Kopi yang ditawarkan oleh Koffie Nation yaitu Tour Kopi. Kedepan, pihaknya berencana akan mengadakan tour kopi ke perkebunan sembari belajar manual brew dan sensory.

“Bagi pecinta kopi, terutama generasi meillennials ini akan menjadi sesuatu yang menarik dan unik. Sebab mereka dapat belajar langsung di tempatnya. Jadi akan lebih efisien sebab mereka belajar dengan melihat, menyentuh, mendengar dan merasakan secara langsung di lokasinya,” terang Michael.

Para pecinta Kopi dapat belajar menjadi barista dan segala hal tentang kopi.

Koffie Nation pun tak hanya menjual sajian kopi yang telah jadi. “Bengkel” kopi ini pun menjual House Blend. Ini tak terlepas dari banyaknya permintaan dari para coffee shop. “Kelebihan kami adalah semua freshly roasted. Jadi semua biji mentah kami masak dan olah di workshop kami,” tambahnya.

Baik Lea maupun Michael berharap, bahwa Koffie Nation mampu turut ambil bagian dalam membagi pengetahuan tentang kopi secara jamak. Mulai dari penyajian kopi yang benar, cara menikmati, menentukan kualitas biji kopi, serta mengetahui manfaat dari kopi itu sendiri. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *