Kesiapan KBRI Qatar dalam Diplomasi Kopi dan Inovasi Kemlu dalam Platform Bisnis Kopi

WARTAEVENT.com – Jakarta. Dubes RI untuk Qatar Ridwan Hassan menyampaikan bahwa kerja sama Indonesia dan Qatar telah berkembang secara substansial selama ini. Meskipun penduduknya hanya 2,7 juta jiwa, Qatar juga menampung expat yang cukup banyak yaitu 2,5 juta. Qatar memiliki kebudayaan yang kaya dan akomodatif.

Pernyataan Dubes Ridwan tadi disampaikan dalam diskusi berjudul Kopi Togetherness di Museum Nasional Jakarta pada tanggal (14/12/2022) kemarin. Kegiatan ini juga dihadiri diplomat senior, Kepala Perwakilan RI, pejabat Kemlu dan para penggiat kopi.

Baca Juga : Diplomasi Kopi Indonesia Dibutuhkan dalam Menghadapi Tantangan Global

”Banyak penduduk Qatar yang menggemari kopi. Peluang ekspor kopi sangat menjanjikan karena masyarakat Arab khususnya Qatar dikenal sebagai peminum kopi yang semuanya diimpor dari mancanegara,” ujar Ridwan, dalam diskusi yang dipandu Dubes Prayono Atiyanto, Diplomat Ahli Utama, Kementerian Luar Negeri.

Sejak lama Indonesia berpartisipasi dalam beberapa pameran kopi. Kopi jenis Arabika panenan Jawa Barat, Indonesia, mulai merambah pasar Qatar. Kopi Indonesia pernah dipromosikan dalam Pameran Qatar Hospitality dan dianggap sesuai dengan selera pencinta kopi di negara Timur Tengah. 

Dubes Ridwan menyambut baik rangkaian Qatar-Indonesia Year of Vulture 2023 tentang kopi. Dalam kaitan ini budaya Indonesia akan dipamerkan selama 6 (enam) bulan di Museum Nasional Qatar 2023. Obsesi Qatar adalah menjadi salah satu ibukota olah raga di dunia.

Tentu hal ini memerlukan persiapan yang sangat cermat terkait dengan kebutuhan makanan dan minuman internasional termasuk gerai-gerai kopi. Oleh karena itu penyelenggaraan Qatar Indonesia cultural cooperation sesuai dengan misi Indonesia yaitu mengembangkan kerjasama dalam bidang sosial dan kebudayaan.

Baca Juga : “Kopi Togetherness Indonesia – Qatar Dimulai”

Negara Timur-Tengah ini juga merupakan hub bagi penerbangan internasional dan selama tahun 2020. Kedepan tentu membutuhkan ketersediaan food and beverages yang memadai. Diharapkan Indonesia dapat ikut mengisi kebutuhan dan permintaan Qatar tersebut.  

Leave a Reply