Layanan Antar Online Memang Membantu, Tapi Nuansa Kedai Kopi Tidak Tergantikan

wartakopi.com – Yogyakarta. Dimasa pandemi Covid-19 banyak hal yang berubah dalam tatanan bisnis, terutama kuliner seperti kopi. Layanan antar online memang membantu orang memenuhi keinginan untuk mencecap kopi. Namun nuansa kedai tidak tergantikan. 

Menikmati minum dan makan di tempat itu tidak tergantikan, maka banyak warung atau kedai yang merubah atau membuat pola jualan, mengikuti pola konsumen dengan sangat cepat.

Baca Juga : Klinik Kopi: “Kecil Tak Apa, Tapi Tanpa Beban Hutang”

Dengan kondisi begini, mau tidak mau banyak yang berubah. Sangat berubah jauh sekali dari fikiran bisnis orang 3-4 tahun yang lalu. 

Menikmati minum dan makan di tempat itu tidak tergantikan./Photo by_Instagram Klinik Kopi

Pepeng, pemilik kedai Klinik Kopi di Yogyakarta mengisahkan, suatu siang dirinya memesan mie ayam via layanan online. Saat mie sudah datang semua kondisi masih mentah. Bumbu ia racik sendiri, mie direbus terlebih dahulu, maka jadilah semangkuk mie ayam yang dipesannya.

“Tapi, kesan makan mie ayam ditempat, atau minum kopi di tempat (di warungkopi) tak tergantikan meski ada teknologi,” kisah Pepeng dalam akun Instagram kedainya Klinik Kopi.

Satu Paket 

Bersapa, bertatap muka dengan pengunjung, memperhatikan sekeliling warung adalah point tambahan ketika menikmati segelas kopi dikedai kopi./Photo by Instagram Klinik Kopi

Bersapa, bertatap muka dengan pengunjung, memperhatikan sekeliling warung adalah point tambahan ketika menikmati segelas kopi atau mie ayam. Maka timbul obrolan, dan membuahkan ide macam-macam.

Baca Juga : Klinik Kopi: Kedai Kopi Ingin Buka Cabang, Perhatikan Saran Berikut

Meski ada teknologi layanan antar online, namun demikian minum atau makan di tempat itu sesuatu paket dari apa yang di tawarkan oleh warung tersebut. 

“Iya, kopi dan makanan bisa sampai rumah, iya kita sebagai pemesan bisa tinggal minum pesanan sesuai aplikasi, tapi yang lupa dari kita adalah bahwa kedai yang kita pesan itu merupakan satu paket utuh bagaimana sajian itu dapat kita nikmati,” tambah Pepeng. 

Mendengar suara biji kopi di giling, mencium aroma kopi, mendengarkan playlist musik warung kopi, itu yang tidak dapat tergantikan./Photo by_Instagram Klinik Kopi

Mendengar suara biji kopi di giling, mencium aroma kopi, mendengarkan playlist musik warung kopi, dan ngobrol satu sama lainnya itu adalah paket yang mustahil diantar oleh melalui layanan antar online. 

Baca Juga : Klinik Kopi: 3 Poin Dasar yang Dapat Mengubah Rasa Kopi Hasil Seduhan

“Saya memiliki salah satu langganan warung soto, hingga sampai hari ini belum berani beli lewat layanan antar online. Sebab, makan soto di langganan itu enaknya makan ditempat,” pungkasnya.

Semoga dengan new normal, semua (penjual dan pembeli) akan menemukan cara-cara sendiri untuk kembali seperti dulu.  “Anda punya pengalaman enak makan atau minum di tempat? Berbagilah…” Pepeng ingin tau dari pelanggan kedainya. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *