Alhasil, Ethiopia menjadi pusat keanekaragaman hayati yang diakui secara global. Disini, terjadi peleburan budaya dan agama, Islam, Yudaisme, dan Kristen hidup berdampingan dengan damai. Satu hal yang pasti, mereka memiliki passion yang sama yakni penanam dan konsumen kopi.
Sampai hari ini, kopi tetap menjadi jamuan minuman sosial. Wanita di negara ini menyajikan jamuan kopi lebih dari sejam karena harus meroasting, menggiling terlebih dahulu baru kemudian di seduh dan disajikan ke tamunya.
Baca Juga : Mengenal 3 Metode Proses Pengeringan Kopi
Keterikatan wanita Ethiopia pada kopi begitu dominan, warga Ethiopia hanya akan bingung mendengar adanya inisiatif seperti #ShesTheRoaster yang dimaksudkan untuk mewujudkan kesetaraan dan kesetaraan dalam industri kopi global.
JAKARTA, WARTAKOPI.com – V-Soy tidak lagi sekadar diposisikan sebagai minuman susu kedelai. Memasuki 2026, brand… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Pengalaman ngopi dengan suasana berbeda kini bisa dinikmati di kawasan Kemayoran. sky26coffee,… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di balik hiruk-pikuk biji kopi yang mendunia, ada sisi lain yang mulai… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di tengah padatnya pemukiman Pasar Minggu, siapa sangka ada tempat yang mampu… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Aroma kopi pagi itu, Kamis, (6/11/2025) terasa sedikit berbeda di Gedung AA… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Dunia minuman Indonesia terus berevolusi. Dari kedai kopi modern hingga bar artisan,… Read More
Leave a Comment