Alhasil, Ethiopia menjadi pusat keanekaragaman hayati yang diakui secara global. Disini, terjadi peleburan budaya dan agama, Islam, Yudaisme, dan Kristen hidup berdampingan dengan damai. Satu hal yang pasti, mereka memiliki passion yang sama yakni penanam dan konsumen kopi.
Sampai hari ini, kopi tetap menjadi jamuan minuman sosial. Wanita di negara ini menyajikan jamuan kopi lebih dari sejam karena harus meroasting, menggiling terlebih dahulu baru kemudian di seduh dan disajikan ke tamunya.
Baca Juga : Mengenal 3 Metode Proses Pengeringan Kopi
Keterikatan wanita Ethiopia pada kopi begitu dominan, warga Ethiopia hanya akan bingung mendengar adanya inisiatif seperti #ShesTheRoaster yang dimaksudkan untuk mewujudkan kesetaraan dan kesetaraan dalam industri kopi global.
WARTAKOPI.com – Tangerang. DaVinci Gourmet, merek global inovatif dalam dunia minuman, mengumumkan kemitraan strategis dengan… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Nyamuk terus menjadi ancaman serius di Indonesia, terutama dengan meningkatnya kasus penyakit… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Jakarta International Coffee Conference (JICC) 2024 sukses diselenggarakan selama tiga hari penuh… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Mandiri presents Jakarta Coffee Week atau Jacoweek 2024, festival tahunan yang menjadi… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Memasuki hari ke-2 penyelenggaraan, Rabu, (23/10/2024), Jakarta International Coffee Conference (JICC) menggelar… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta kembali memberikan dukungan… Read More
Leave a Comment