WARTAKOPI.com – Jakarta. Kopintar merupakan kepanjangan dari “Kopi Punya Karang Taruna”. Luas bangunannya cukup mungil, tidak lebih dari 5X1 meter. Cukup minimalis, serupa dengan desain interiornya.
Properti atau alatnya pun tidak terlalu mewah. Seluruhnya sederhana. Konsep bisnisnya pun simpel, menjadi tempat singgah penikmat kopi kekinian, kopi dengan basik espresso dipadukan susu dan gula aren menjadi menu paling banyak di order.
Baca Juga : Rahasia Kopi Legendaris Bogor: Seabad Kopi Bah Sipit Cap Kacamata, Tetap Murni Tanpa Campuran
Namun siapa nyana, Kopintar yang berlokasi di Jl. Kramat Kwitang I, No.18, RT.2/RW.4, Kelurahan Kwitang, Kec. Senen, Jakarta Pusat, buka mulai dari 13.00 – 22.00 WIB ini dikelola dan digerakkan oleh anak muda Karang Taruna.
Rata-rata kopintar mencatat omzet Rp10 juta per bulan, setara dengan penjualan 20 cangkir kopi per hari, atau sekitar 1 kilogram kopi yang habis setiap harinya. Nilai transaksi yang cukup bagus dari lahan usaha yang berbagi dengan pos keamanan di RT.2 tersebut.
Sukma, Kasir dari Kopintar menjelaskan bahwa usaha yang digagas oleh karang taruna ini dirintis sejak tahun 2019. Sempat berjalan setahun kemudian kandas diterjang badai COVID-19. Waktu itu masih menggunakan gerobak sederhana yang bisa bongkar pasang. Belum menjadi bangunan seperti sekarang ini.
Baca Juga : Toko Kopi Manusia Hadirkan “Kopi Jos”: Merasakan Keunikan Kopi Khas Yogyakarta
COVID-19 memaksa Kopintar vakum selama dua tahun. Badai COVID-19 mereda Kopintar kembali buka dengan modal kas dari karang taruna dan masih menggunakan gerobak. “Awal Juni 2025, baru kita pindah ke bangunan yang sekarang berbagi lahan dengan pos keamanan RW,” kata Sukma, Selasa, (30/9/2025).
Page: 1 2
JAKARTA, WARTAKOPI.com — Persoalan utama kopi Indonesia untuk memperkuat posisi di pasar global bukan lagi… Read More
YOGYAKARTA, WARTAKOPI.com — Penyelenggaraan Jogja Coffee Week (JCW) 2026 tidak sekadar memperbesar skala pameran. Memasuki… Read More
YOGYAKARTA, WARTAKOPI.com — Aroma kopi menjadi sambutan pertama bagi pengunjung Jogja Coffee Week (JCW) #6… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Konsistensi dalam teknik penyeduhan, ketajaman analisis sensorik, dan pemahaman terhadap keberlanjutan mengantarkan… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI Prof. Rachmat Pambudy menegaskan tekad pemerintah… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Di tengah pesatnya pertumbuhan industri kedai kopi, diferensiasi tidak lagi hanya ditentukan… Read More
Leave a Comment