YOGYAKARTA, WARTAKOPI.com — Penyelenggaraan Jogja Coffee Week (JCW) 2026 tidak sekadar memperbesar skala pameran. Memasuki penyelenggaraan keenam, festival kopi di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, 4–6 September 2026, mulai mempertegas perannya sebagai ruang bisnis dan penguatan ekosistem kopi nasional.
Ketua Organizing Committee (OC) JCW 2026 Rahadi Saptata Abra mengatakan penyelenggaraan tahun ini menghadirkan 197 booth dengan lebih dari 600 brand. Skala tersebut memperlihatkan semakin luasnya rantai industri yang terlibat dalam perhelatan kopi di Yogyakarta.
Baca Juga : JCW 2026 Perlihatkan Wajah Baru Industri Kopi Nusantara
Namun, agenda yang paling strategis justru hadir di luar area pameran. JCW menggandeng Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) menggelar Indonesia Coffee Business Summit (ICBS) pada Sabtu, (5/9/2026).
Forum ini diarahkan untuk membahas persoalan industri sekaligus menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi pertimbangan pemerintah dan pemangku kepentingan. Abra berharap ICBS dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang berjalan beriringan dengan JCW.
Dari sisi hulu, JCW kembali menggelar Green Bean Competition yang menghimpun sekitar 150 sampel biji kopi dari berbagai daerah, mulai Aceh hingga Papua Pegunungan. Kompetisi mempertandingkan tiga kategori, yakni Arabica, Robusta, dan Liberica.
Baca Juga : JCW #5 Hadirkan Kompetisi Kopi Nasional dan Showcase Internasional
Bagi petani, kompetisi tidak berhenti pada penghargaan. Tahun ini pemenang memperoleh Piala Raja dan biji kopi mereka selanjutnya masuk ke agenda lelang pada Minggu, (6/9/2026).
Mekanisme lelang dibuat hybrid. Calon pembeli dapat mengikuti proses secara daring maupun langsung, sementara peserta yang hadir di lokasi berkesempatan mencicipi kopi sebelum menentukan penawaran.
Skema tersebut menjadi bagian penting dari upaya mempertemukan kualitas dengan nilai ekonomi. Rahadi menyebut lelang tahun sebelumnya mampu meningkatkan harga kopi hingga lima kali lipat.
Baca Juga : Membawa Marwah Jogja Coffee Week ke Mancanegara
Jika pola itu kembali terjadi, JCW berpotensi menjadi lebih dari etalase kopi. Festival ini mulai membangun mata rantai dari petani, kualitas, buyer, transaksi hingga kebijakan industri. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
JAKARTA, WARTAKOPI.com — Persoalan utama kopi Indonesia untuk memperkuat posisi di pasar global bukan lagi… Read More
YOGYAKARTA, WARTAKOPI.com — Aroma kopi menjadi sambutan pertama bagi pengunjung Jogja Coffee Week (JCW) #6… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Konsistensi dalam teknik penyeduhan, ketajaman analisis sensorik, dan pemahaman terhadap keberlanjutan mengantarkan… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI Prof. Rachmat Pambudy menegaskan tekad pemerintah… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Di tengah pesatnya pertumbuhan industri kedai kopi, diferensiasi tidak lagi hanya ditentukan… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Kenaikan harga kopi dunia belum mampu menjadi momentum bagi industri kopi Indonesia.… Read More
Leave a Comment