“Untuk itu, perlu strategi baru untuk memperkenalkan kopi gayo dan jenis kopi lainnya ke masyarakat AS,” terang Iska.
Iska optimistis kegiatan dialog seperti ini akan menjadi strategi yang cair dan dinamis dalam membangun minat konsumen kopi Chicago terhadap kopi-kopi Indonesia secara jangka panjang. Upaya ini juga dapat menarik minat pembeli-pembeli potensial kopi Indonesia.
Baca Juga : Cup of Excellence, Ajang Prestisius bagi Petani Kopi Agar Mendapat Pengakuan Dunia
Pembeli-pembeli potensial yang dimaksud Iska antara lain importir untuk komersial dalam jumlah besar (full container load/FCL); pelaku usaha bersertifikasi komersial dan specialty untuk kebutuhan less/full container load (L/FCL).
Kafe dan roastery berkebutuhan lebih kecil (micro lot) namun dengan harga yang lebih baik; pedagang untuk distribusi; serta masyarakat AS yang tertarik dengan bisnis kopi dan hal terkait daerah asal kopi. [*]
WARTAOPI.com – Yogyakarta. Setelah sukses menggelar Jogja Coffee Week (JCW) #4 tahun 2024 dengan lonjakan… Read More
WARTAKOPI.com – Yogyakarta. Dunia kopi Indonesia kembali menggeliat lewat penyelenggaraan Jogja Coffee Week (JCW) 2025,… Read More
WARTAEVENT.com – Subang. Ada aroma semangat yang tercium dari Láska Hotel Subang. Bukan hanya dari… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Memasuki usia ke-10, Starbucks Farmer Support Center (FSC) di Sumatra Utara terus… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di tengah kemeriahan World of Coffee Asia 2025 yang digelar di Jakarta,… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Starbucks Indonesia resmi menandai debutnya di ajang perdana World of Coffee Asia… Read More
Leave a Comment