“Untuk itu, perlu strategi baru untuk memperkenalkan kopi gayo dan jenis kopi lainnya ke masyarakat AS,” terang Iska.
Iska optimistis kegiatan dialog seperti ini akan menjadi strategi yang cair dan dinamis dalam membangun minat konsumen kopi Chicago terhadap kopi-kopi Indonesia secara jangka panjang. Upaya ini juga dapat menarik minat pembeli-pembeli potensial kopi Indonesia.
Baca Juga : Cup of Excellence, Ajang Prestisius bagi Petani Kopi Agar Mendapat Pengakuan Dunia
Pembeli-pembeli potensial yang dimaksud Iska antara lain importir untuk komersial dalam jumlah besar (full container load/FCL); pelaku usaha bersertifikasi komersial dan specialty untuk kebutuhan less/full container load (L/FCL).
Kafe dan roastery berkebutuhan lebih kecil (micro lot) namun dengan harga yang lebih baik; pedagang untuk distribusi; serta masyarakat AS yang tertarik dengan bisnis kopi dan hal terkait daerah asal kopi. [*]
WARTAKOPI.com – Gading Serpong. Di tengah ketatnya persaingan industri kuliner, dua anak muda kakak-beradik, Ruth… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Kopintar merupakan kepanjangan dari “Kopi Punya Karang Taruna”. Luas bangunannya cukup mungil,… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Bertepatan dengan Hari Kopi Internasional, Café Brasserie Expo Indonesia (CBEI) 2025 akan… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Saat ini, tren menikmati secangkir kopi kian inovatif. Menu kopi terus berkembang,… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di tengah tren inovasi minuman berbahan dasar kopi, Roemah Koffie hadir dengan… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Kopi kini tak lagi sekadar minuman. Kopi sudah menjelma menjadi budaya, gaya… Read More
Leave a Comment