JCW 2026 Perlihatkan Wajah Baru Industri Kopi Nusantara
YOGYAKARTA, WARTAKOPI.com — Aroma kopi menjadi sambutan pertama bagi pengunjung Jogja Coffee Week (JCW) #6 di Jogja Expo Center, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (5/9/2026). Dari berbagai sudut ruang pameran, wangi seduhan kopi mengiringi langkah pengunjung menyusuri ratusan stan.
Di tengah keramaian, aktivitas industri kopi tampil dalam beragam bentuk. Salah satunya terlihat dalam lomba coffee cupping atau mencicipi kopi. Beberapa peserta berlomba mengenali perbedaan cita rasa dari delapan cangkir yang tersaji di meja.
Baca Juga : Rahasia Kopi Legendaris Bogor: Seabad Kopi Bah Sipit Cap Kacamata, Tetap Murni Tanpa Campuran
Namun, JCW tidak hanya menjadi panggung bagi profesional. Dilansir laman Kompas.id, Ray Ananda, (19 th), mahasiswa semester tiga Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Stiper (Instiper), ikut menjaga stan kampusnya.
Dari stan tersebut, Ray meracik dan menyajikan kopi yang dibudidayakan kampus kepada pengunjung. Pria asal Pekanbaru itu sebelumnya pernah bekerja sebagai barista dan kini menaruh minat lebih jauh pada industri kopi. Ia bercita-cita membangun bisnis kopi sendiri.

Kehadiran Ray menjadi gambaran bahwa industri kopi tidak hanya bertumpu pada pelaku yang telah lama berkecimpung. Kampus dan generasi muda turut menjadi bagian dari ekosistem yang mempertemukan pengetahuan, produksi, pengolahan, hingga konsumsi kopi.
“JCW sendiri digelar sebagai ruang pertemuan pelaku kopi dari sektor hulu hingga hilir. Tahun ini, lebih dari 195 stan hadir, termasuk 13 jenama produsen kopi asal Jepang,” katanya, Minggu (6/9/2026).
Baca Juga : World of Coffee 2025 Digelar di Jakarta, Indonesia Siap Tunjukkan Kekuatan Kopi Nusantara ke Dunia
Selama tiga hari, ribuan pencinta kopi memadati pameran yang juga menghadirkan berbagai kompetisi industri kopi. Di saat bersamaan, JCW menampilkan keragaman cita rasa biji kopi Nusantara dari Aceh hingga Papua.
Keragaman tersebut menjadi modal penting bagi kopi Indonesia untuk semakin dikenal di pasar dunia. JCW pada akhirnya bukan hanya soal secangkir kopi, tetapi juga tentang bagaimana petani, generasi muda, produsen, kampus, dan pasar bertemu dalam satu ekosistem. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim
- Sumber : Kompas.id
