BisnisKedai

Kopintar, Kedai Minimalis Karang Taruna Raup Rp10 Juta

Modal awal membuat bangunan kedai kopi ini dari kas Karang Taruna. Mereka harus merogoh kocek sebesar Rp10 juta. Itu, belum termasuk mesin kopi, biji kopi, dan lainnya. Keberanian untuk mendirikan bisnis kopi pun datang dari salah satu anggota karang taruna yang berprofesi sebagai barista.

“Tri mengajari kita cara meracik minuman kopi yang ada di daftar menu ini. Dia juga yang memilih biji kopi untuk diracik menjadi minuman, termasuk membeli alat-alat kopi,” sambung Febri, yang menjadi Barista di Kopintar.

Baca Juga : Digra Coffee : Menjamu Komunitas Kreatif dengan Menu Kopi Pilihan

Febri pun menjelaskan bahwa menu di kopintar ini menggunakan espresso based dari biji kopi house blend dengan rasio 50 persen Arabika dan 50 persen robusta. Originasi kopinya pun beragam, dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sehari, lanjut Sukma dan Febri, Kopintar saat weekday dapat menjual rata-rata 20 cup, atau senilai Rp200 ribu, sedangkan kalau weekend di atas 20 cup per hari. Angka ini pun akan naik lagi dengan promosi tematik tiap harinya dan penjualan melalui aplikasi daring.

Sadar sebagai pemula dalam bisnis kopi dan digerakkan oleh karang taruna, serta menyasar segmen anak muda, Kopintar pun menjual menunya mulai dari Rp12 ribu hingga Rp22 ribu. Menu yang ditawarkan; kopi susu, manual brew dan minuman non kopi.

Baca Juga : G8 Coffee & Eatery : Ramah Lingkungan dan Digandrungi Kaum Milennial

“Menu rekomendasi di jajaran kopi ada “Kopi Inspirasi” dan “Betterskuy” kemudian yang non kopi ada Match With U. Untuk yang manual brew penikmatnya sedikit, karena hanya orang-orang yang ngerti banget dengan kopi,” pungkas Febri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Leave a Reply

Verified by ExactMetrics