Categories: Diplomasi Kopi

Nilai Kopi yang Multi Dimensional

Sesuai dengan prinsip UN Sustanable Development Goals,  maka diperlukan perhatian kepada kesetaraan gender dan UMKM. Kaidah multilateral tersebut menggarisbawahi pentingnya kelestarian, kesinambungan dan keberpihakan kepada petani. Untuk itu para petani perlu diberikan pengetahuan tentang ketelusuran (traceability) dan kesinambungan (sustainability). . 

Langkah tindak lanjut

Dalam mempromosikan kopi Indonesia kiranya kita bisa membawa spirit yang sama untuk melakukan beberapa langkah:

  1. ”Rebranding” JAVA: menghidupkan kembali kejayaan masa lalu bahwa Eropa dan benua Amerika mengenal kopi Indonesia dg nama ”Java”.
  2. Mendukung dan mendampingi brand lokal yang mendunia (Tanamera approach/brand lokal mendunia dengan hubSingapore)
  3. Mengajak Unicorn untuk menanamkan modalnya ke kopi lokal (Kopi Kenangan)
  4. Promosi kopi dengan jalur INA Access, suatu platform digital untuk memfasilitasi bisnis meeting dan bisnis matching dengan skala besar.
  5. Penerapan kebijakan untuk meningkatkan ketahanan perkebunan kopi terhadap perubahan iklim, meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani kopi di Indonesia.Hal ini termasuk pengembangan KOPI for Earth.
  6. Mengangkat kopi sebagai salah satu elemen dalam paket wisata

Beberapa hari yang lalu media asal Inggris, money.co.uk, merilis daftar negara dengan panorama dan kondisi alam terindah di dunia. Dalam laporan tersebut, media tersebut menobatkan Indonesia sebagai negara terindah dengan panorama alam terbanyak dan terbaik.

Menurut Sal Haqqi editor media tersebut Indonesia menjadi negara terindah mengalahkan Selandia Baru. (https://www.world-todaynews.com › Indonesia is crowned the most beautiful country in the world).

Baca Juga : Calon Diplomat Indonesia Dibekali Pemahaman Kopi

Hal ini mengingat di  setiap jarak 100.000 kilometer persegi wilayahnya terdapat keindahan alam seperti pegunungan, gunung berapi, terumbu karang, hutan tropis dan gletser. Saat dinyatakan Indonesia memiliki indikasi geografis, nampaknya Haqqi merujuk pada 16 asal kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang telah mendunia. 

Page: 1 2 3 4 5

Fatoer Doang

Leave a Comment

Recent Posts

Gabriel’s Coffee Eatery: Saat Tradisi dan Modernitas Bertemu Hangat

WARTAKOPI.com – Gading Serpong. Di tengah ketatnya persaingan industri kuliner, dua anak muda kakak-beradik, Ruth… Read More

1 year ago

Kopintar, Kedai Minimalis Karang Taruna Raup Rp10 Juta

WARTAKOPI.com – Jakarta. Kopintar merupakan kepanjangan dari “Kopi Punya Karang Taruna”. Luas bangunannya cukup mungil,… Read More

1 year ago

Café Brasserie Expo Indonesia Satukan Kopi, Teh, Cokelat, Wine

WARTAKOPI.com – Jakarta. Bertepatan dengan Hari Kopi Internasional, Café Brasserie Expo Indonesia (CBEI) 2025 akan… Read More

1 year ago

Sajikan Kopi dengan Sentuhan Kelapa, Roemah Koffie Hadirkan Cocco Fest

WARTAKOPI.com – Jakarta. Saat ini, tren menikmati secangkir kopi kian inovatif. Menu kopi terus berkembang,… Read More

1 year ago

Roemah Koffie Berkomitmen Usung Kopi dan Kelapa Nusantara

WARTAKOPI.com – Jakarta. Di tengah tren inovasi minuman berbahan dasar kopi, Roemah Koffie hadir dengan… Read More

1 year ago

Cocco Fest Jadi Ruang Baru Kopi, Komunitas, dan Kreativitas

WARTAKOPI.com – Jakarta. Kopi kini tak lagi sekadar minuman. Kopi sudah menjelma menjadi budaya, gaya… Read More

1 year ago