Sebagai prosesor biji kopi Specialty Arabica Kerinci dari petani untuk Noka Coffee, Ia menambahkan, Blockchain sangat membantu dalam menjaga meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas biji kopinya.
Baca Juga : 10 Negara Pemasok Kopi Dunia, Indonesia Nomor 4 Terbesar
Dalam era teknologi seperti saat ini, terlebih pada saat pandemi dimana ruang gerak publik semakin terbatas – transparansi supply chain produk pertanian menjadi sebuah keunggulan tersendiri. Meski sudah banyak diadopsi di pasar kopi dunia, hal ini terbilang baru di Indonesia.
Shunsuke Murasaki, CEO Emurgo berharap, akan semakin banyak pemangku kepentingan agribisnis Indonesia mengaplikasikan teknologi ini untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing di pasar global.
Emurgo tertarik untuk melakukan pilot project dengan Noka Coffee, karena mereka memiliki semangat untuk mengangkat cerita perjuangan petani kopi.
Baca Juga : Belum Pernah Nyeduh Kopi di Rumah, Panduan Ini Sangat Membantu Untuk Para Pemula
“Meski pengaplikasian Emurgo Traceability Solution membutuhkan proses sosialisasi dan edukasi yang panjang khususnya bagi petani kecil yang minim akses teknologi, namun kami percaya manfaatnya akan sustain dan menginspirasi banyak stakeholders,” tutup Murasaki. [*]
WARTAOPI.com – Yogyakarta. Setelah sukses menggelar Jogja Coffee Week (JCW) #4 tahun 2024 dengan lonjakan… Read More
WARTAKOPI.com – Yogyakarta. Dunia kopi Indonesia kembali menggeliat lewat penyelenggaraan Jogja Coffee Week (JCW) 2025,… Read More
WARTAEVENT.com – Subang. Ada aroma semangat yang tercium dari Láska Hotel Subang. Bukan hanya dari… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Memasuki usia ke-10, Starbucks Farmer Support Center (FSC) di Sumatra Utara terus… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di tengah kemeriahan World of Coffee Asia 2025 yang digelar di Jakarta,… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Starbucks Indonesia resmi menandai debutnya di ajang perdana World of Coffee Asia… Read More
Leave a Comment