Sementaa itu Viki Raharja, International Latte Art Champion of 2016 & Beverage Influencer menjelaskan, susu plant based kedelai ini sebenarnya sudah ada sejak lama dan telah tersedia di beberapa coffee shop, meskipun belum masuk dalam daftar menu.
Susu plant based seperti dari V-SOY ini dapa menjadi alternative para penikmat kopi susu yang intoleran dengan susu sapi, selain itu juga bagus untuk kesehatan konsumen.
Baca Juga : Deretan Kopi Terbaik Ini Dilelang dalam Pameran Jogja Coffee Week #2
Dar sekian varian yang ditawarkan palnt based V-SOY untuk jenis low sugar ini menurut Viki dirasa paling pas untuk kopi. Apalagi untuk minuman klasik seperti cappuccino dan latte. “Justru rasa dari V-SOY Low Sugar ini semakin mengikat dengan kopi,” ujar Viki.
Viki menambahkan, untuk para barista, sebaiknya tak perlu mengkonversi susu plant based untuk menjadi seperti susu sapi. Susu selain mempunyai karakter masing-masing pun telah mempunyai marke tersendiri.
Baca Juga : Menandai 20 Tahun Hadir di Indonesia, Starbucks Buka Gerai ke-500 di Bali
“Jika ditanya karakter susu sapi dengan susu kedelai pasti memiliki perbedaan. Tapi sebagai barista saya tidak akan mengkonversi. Karena plant based ini memiliki pasar tersendiri terutama yang memiliki intoleransi susu sapi,” tambahnya.
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Kenaikan harga kopi dunia belum mampu menjadi momentum bagi industri kopi Indonesia.… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Kopi Kenangan merilis Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) 2025 yang memuat… Read More
PARIS, WARTAKOPI.com – International Women’s Coffee Alliance France (IWCA France) akan resmi diluncurkan pada 12… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – V-Soy tidak lagi sekadar diposisikan sebagai minuman susu kedelai. Memasuki 2026, brand… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Pengalaman ngopi dengan suasana berbeda kini bisa dinikmati di kawasan Kemayoran. sky26coffee,… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di balik hiruk-pikuk biji kopi yang mendunia, ada sisi lain yang mulai… Read More
Leave a Comment