Konsistensi Kopi Indonesia Jadi Taruhan Pasar Ekspor Global
Pendekatan standar juga dinilai perlu mempertimbangkan karakter kopi ASEAN, bukan sekadar menggunakan pembanding dari negara produsen lain.
Tekanan semakin besar akibat perubahan cuaca. Pergeseran kondisi La Nina dan El Nino dapat memengaruhi perkembangan buah dan berujung pada perubahan karakter rasa. Artinya, strategi menjaga konsistensi kopi harus dimulai sejak kebun hingga pengolahan.
Baca Juga : IWCA France Resmi Diluncurkan Perkuat Kepemimpinan Perempuan Kopi
Di tingkat pascapanen, intervensi sederhana pun dapat berdampak terhadap mutu. Pemisahan kopi dari tanah saat pengeringan serta perlindungan terhadap hujan menjadi contoh langkah yang relatif murah untuk mengurangi risiko penurunan kualitas.

Teknologi juga mulai mengubah efisiensi pengendalian mutu. Salah satu pelaku usaha dalam forum menyebut proses pemeriksaan kopi yang sebelumnya membutuhkan dua minggu hingga satu bulan kini dapat dipangkas menjadi sekitar satu hari untuk satu hingga dua kontainer.
Baca Juga : Beyond Coffee: Home of Kawa Ungkap Manfaat Daun Kopi
Pesannya jelas, Indonesia tidak kekurangan kopi berkualitas. Yang harus diperkuat adalah sistem yang membuat kualitas tersebut dapat diproduksi secara konsisten dan dipercaya buyer global. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim
