“Kalau titik-titik ini tidak disambungkan, target ekspor kopi sebesar US$1,5 miliar hanya akan menjadi wacana,” ujar Bagas.
Baca Juga : Tantangan dan Langkah Terpadu Menghadapi Peraturan EUDR Industri Kopi
Mantan Duta Besar RI untuk Slovakia, Djumantoro Purbo, menambahkan bahwa kopi telah terbukti menjadi instrumen diplomasi yang efektif.
Saat bertugas di Slovakia, ia memperkenalkan kopi Indonesia melalui komunitas kopi lokal dan berbagai kegiatan budaya sehingga Indonesia semakin dikenal masyarakat setempat.
Menurutnya, kekuatan kopi Indonesia bukan hanya pada kualitas produknya, tetapi juga keberagaman daerah asal, metode pengolahan seperti giling basah dan petik merah, serta budaya penyajian kopi tubruk.
Ia mengusulkan agar metode penyajian kopi tubruk dapat diusulkan sebagai bagian dari Warisan Budaya Takbenda UNESCO sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia.
Baca Juga : Bertambahnya Ekspor Kopi Indonesia ke Negara Paman Sam dan Peluang Kerja Sama Komunitas Kopi dengan Diaspora
Wakil Ketua Dekopi A. Syafrudin menilai tantangan terbesar industri kopi Indonesia berada di sektor hulu.
Menurutnya, produktivitas kebun menurun akibat banyaknya tanaman tua, perubahan iklim, kondisi lahan, serta masih rendahnya perhatian terhadap peningkatan kualitas dan produktivitas.
JAKARTA, WARTAKOPI.com – Kopi Kenangan merilis Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) 2025 yang memuat… Read More
PARIS, WARTAKOPI.com – International Women’s Coffee Alliance France (IWCA France) akan resmi diluncurkan pada 12… Read More
JAKARTA, WARTAKOPI.com – V-Soy tidak lagi sekadar diposisikan sebagai minuman susu kedelai. Memasuki 2026, brand… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Pengalaman ngopi dengan suasana berbeda kini bisa dinikmati di kawasan Kemayoran. sky26coffee,… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di balik hiruk-pikuk biji kopi yang mendunia, ada sisi lain yang mulai… Read More
WARTAKOPI.com – Jakarta. Di tengah padatnya pemukiman Pasar Minggu, siapa sangka ada tempat yang mampu… Read More
Leave a Comment