Mesir Dapat Menjadi Pintu Masuk Penetrasi Kopi Indonesia, Ini Caranya

Kemudahan Ekspor Kopi 

Penutupan tempat umum ini membuat para pedagang dan distributor kopi harus beralih menjual produk kopi secara daring atau melalui sistem pesan antar ke rumah. 

Disadari bahwa Mesir masih menerapkan beberapa hambatan non-tarif dan itu masih ditambah dengan prosedur pabean yang dirasakan memberatkan, seperti bea cukai tinggi, pajak pertambahan nilai dan kontainer. 

Baca Juga : Begini Peta dan Potensi Ekspor Kopi Indonesia ke Amerika Serikat

Namun khusus untuk biji kopi (green beans)tidak dikenakan pajak.“Kita tetap optimis para eksportir kopi Indonesia masih tetap dapat mengekspor produknya ke Mesir,” tuturIrman. Kemudahan tersebut sambungnya, misal mengeluarkan barang di pelabuhan.

Octaviani Baby Rombe, Direktur Utama Kopi Ketjil mengharapkan upaya KBRI Kairo dapat memfasilitasi partisipasi ASKI acara-acara yang selama ini selalu dihadiri Indonesia. Hal ini dirasakan akan membantu dan membuka pasar dari kelompok petani yang tergabung dalam ASKI.

Baca Juga : Ini Hasil Konkrit dari Pengelolaan Produk Kopi Spesialti Indonesia ke Luar Negeri

Sebagai catatan ASKI sedang melakukan kurasi kopi terhadap 30-40 produk-produk Indonesia. Semua produk itu akan dibawa dalam pertemuan ”Inamart”di Dubai yang mungkin bisa dilanjutkan ke Kairo. Kemudian juga apakah dapat dilakukan join ventures antara pengusaha kopi kedua belah negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *